Hujan.

Hujan yang aku rindukan, 
kini telah datang. 
aku tak tahu mengapa, 
aku merindu diatas aspal yang basah karna hujan. 
mungkin aku terlalu merakyat, 
atau memang aku terlalu rindu akan hujan. 
layaknya rindu kepadanya yang tak tersalurkan. 

Rasanya mungkin tak sesakit biasanya, 

tapi untuk kali ini memang sudah tak terasa lagi. 
akhirnya aku mengerti mengapa aku merindu hujan, dan menanti senja. 
alasannya banyak,
tetapi ini yang paling aku suka; 
Mereka indah, dan mereka syahdu. 

Aku memang bisa menikmatimu lama, 

tetapi hanya hujan dan senja lah yang setia kepadaku. 
Mereka tak berkhianat dengan perasaannya; 
tak seperti dirimu yang harus membohongi perasaan.

Comments

Popular posts from this blog

Dirimu.

Kembali.